Strategi Mengalahkan Death di Castlevania Belmont’s Curse dengan Memahami Pola Serangan

Death menjadi salah satu pertarungan yang paling menuntut perhatian terhadap pola serangan di Castlevania: Belmont’s Curse. Boss ikonik yang menjadi tangan kanan Dracula ini menggunakan sabit, teleportasi, proyektil jiwa, dan serangan yang mampu menjangkau area luas. Kunci kemenangan bukan sekadar menyerang secepat mungkin, melainkan membaca isyarat visual sebelum setiap serangan dan menentukan respons yang tepat. Bagi pembaca NICHE yang ingin melewati pertarungan Death secara lebih konsisten, memahami perbedaan setiap pola, memanfaatkan arena, serta menghindari serangan tanpa terlalu agresif menjadi dasar strategi yang jauh lebih efektif. Teks yang ditempel (1)
Pahami Dua Pertemuan dengan Death sebelum Menentukan Strategi
Bagian paling penting yang harus diketahui adalah Death dihadapi lebih dari sekali dengan tujuan yang tidak sama. Pertemuan awal terjadi di Catacombs of Paris dan dirancang sebagai kekalahan yang melanjutkan cerita. Jika Rose menerima serangan yang sangat besar, pemain sebaiknya melanjutkan cutscene. Pertarungan yang benar-benar menuntut kemenangan pemain berlangsung kemudian di Notre-Dame. Memahami perbedaan ini menghindari percobaan sia-sia. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Dalam encounter pertama, Death dapat menekan Rose dengan serangan yang hampir menghabiskan health. Setelah itu, ia dapat berteleportasi dan melanjutkan dengan ayunan sabit. Karena kekalahan Rose menjadi bagian dari progres, penggunaan seluruh item pemulihan justru kurang menguntungkan. Simpan perbekalan penting untuk encounter yang benar-benar harus dimenangkan. Pendekatan ini membantu menghemat sumber daya. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Baca Isyarat Visual sebelum Menghindari Serangan Death
Battle sebenarnya melawan Death di Notre-Dame mengandalkan kemampuan pemain memahami gerakan persiapan. Salah satu pola yang paling mudah dikenali adalah horizontal sweep awal. Death akan mempersiapkan sabit, lalu menebaskan senjata secara mendatar. Untuk pola ini, Rose dapat menggunakan posisi crouch, kemudian berdiri dan membalas serangan. Membaca persiapan gerakan jauh lebih konsisten dibandingkan menekan dodge secara acak. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Death juga memiliki pola dengan tangan bercahaya. Ketika aura gelap muncul dan tangannya diarahkan ke depan, itu menjadi peringatan agar menghindari kontak. Gunakan mobilitas horizontal maupun udara agar jarak aman tetap terjaga. Setelah Death selesai melakukan gerakan, pemain dapat menggunakan grapple untuk kembali mendekat. Pola menghindar lalu kembali masuk jauh lebih aman daripada terus menempel pada boss. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Hadapi Beam Tracking dengan Mengontrol Arah Gerak
Serangan yang sering membuat pemain kehilangan ritme dimulai ketika Death mengeluarkan suara tertentu sebelum lenyap. Setelah itu, beam yang melacak posisi Rose mulai muncul secara berurutan. Strategi yang lebih aman adalah mengarahkan bidikan ke area atas terlebih dahulu, kemudian mengubah ketinggian. Jangan mengorbankan posisi demi damage, karena survival lebih penting. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Ketika rangkaian pelacak selesai, Death dapat berteleportasi ke posisi pemain dan melakukan scythe follow-up. Pada momen ini, perpindahan melewati boss dapat membuat follow-up gagal mengenai target. Setelah ayunan sabit kosong, pemain mendapat jendela damage. Prinsip utamanya adalah jangan berhenti bergerak hanya karena beam berakhir. Kebiasaan ini meningkatkan konsistensi setiap percobaan. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Manfaatkan Platform untuk Mobilitas dan Reposisi
Arena pertarungan di Notre-Dame memiliki beberapa platform tinggi serta titik grapple. Elemen tersebut bukan sekadar dekorasi. Rose dapat menggunakan grapple untuk mencari jalur aman, tetapi pemain sebaiknya tidak bergerak tanpa tujuan. Sebelum melompat, grapple, atau dash, lihat arah beam atau sabit. Arena yang luas membuka ruang manuver, tetapi pergerakan tanpa perhitungan dapat membawa Rose langsung ke serangan. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Kesalahan umum adalah menganggap platform sebagai tempat aman permanen. Death memiliki serangan yang melintasi ruangan, sehingga setiap ketinggian tetap harus dibaca. Jika jalur berikutnya belum jelas, lebih baik menahan keinginan menyerang. Kehilangan satu peluang damage jauh lebih baik daripada menerima serangan besar. Strategi tersebut membuat pertarungan semakin mudah dipelajari. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Jangan Terlalu Agresif saat Proyektil Jiwa Memenuhi Arena
Ketika memasuki pola soul attack, Death akan mengambil posisi sentral kemudian mengirim proyektil jiwa. Dalam kondisi ini, tujuan utama bukan menyerang boss tanpa henti, melainkan mencari jalur yang kosong. Ikuti celah yang tersedia dan tahan serangan jika jalur belum aman. Pola tersebut dirancang untuk memaksa reposisi, sehingga kontrol gerak lebih bernilai daripada burst damage. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Ketika pertarungan berkembang, serangan soul dapat muncul secara beruntun. Karena itu, jangan berhenti membaca pola setelah celah pertama. Pastikan rangkaian benar-benar berakhir sebelum masuk untuk menyerang. Boss juga dapat mengirim sabit kecil yang berputar yang bisa ditangani secara langsung agar ruang gerak tetap mudah dikendalikan. Mengurangi jumlah objek yang mengganggu mobilitas dapat mencegah tekanan menumpuk. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Respons untuk Tebasan Rendah Berbeda dari Sweep Awal
Kesalahan yang sering terjadi adalah menggunakan crouch untuk seluruh pola sabit. Pada bagian awal, sapuan pertama memang dapat dihindari sambil merunduk. Namun, Death kemudian menggunakan tebasan lanjutan rendah. Untuk variasi tersebut, pemain sebaiknya melompat atau berpindah ke posisi lebih tinggi, bukan mengandalkan crouch. Memahami perbedaan kecil ini menjadi bagian besar dari konsistensi. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Pendekatan paling efektif adalah membaca posisi tubuh Death sebelum menyerang. Jangan hanya bereaksi berdasarkan bentuk senjata. Perhatikan gerakan persiapan, kemudian tentukan apakah harus merunduk atau naik. Dengan cara tersebut, pemain akan lebih cepat memahami fase lanjutan. Pertarungan boss berubah dari situasi kacau menjadi rangkaian yang dapat diprediksi.
Kesabaran Lebih Efektif daripada Terus Menekan Death
Death memiliki banyak serangan berjangkauan luas, sehingga strategi menyerang tanpa jeda sering menciptakan risiko yang tidak perlu. Momen paling aman untuk menyerang biasanya muncul setelah serangan kontak meleset. Gunakan serangan dengan recovery pendek, lalu siapkan ruang untuk menghindar. Strategi ini tidak selalu menghasilkan damage besar sekaligus, tetapi lebih konsisten dalam pertarungan panjang.
Ketika Rose kembali terkena serangan, jangan hanya mencoba build berbeda tanpa alasan. Evaluasi posisi Rose ketika serangan masuk. Apakah Anda mendarat terlalu dekat dengan boss? Pertanyaan seperti ini memberikan informasi untuk percobaan berikutnya. Jika damage diterima karena salah membaca pola, maka prioritaskan reposisi sebelum mengganti seluruh strategi. Castlevania: Belmont’s Curse Wiki
Pahami Serangan Death agar Pertarungan Lebih Konsisten
Menaklukkan Grim Reaper di Castlevania: Belmont’s Curse lebih bergantung pada pemahaman pola daripada agresi. Jangan mengira pertarungan cerita awal sama dengan boss fight sebenarnya, lalu pelajari telegraph horizontal sweep, touch, beam, soul projectile, dan lower slash. Gunakan platform, grapple, dash, serta ruang vertikal untuk menghindari tekanan sebelum menggunakan jendela damage.
Dalam pendekatan NICHE yang lebih terarah, prinsip terbaik adalah menjadikan survival sebagai prioritas. Arahkan tracking beam sebelum berpindah posisi, kemudian serang setelah recovery. Setelah setiap attempt, evaluasi posisi mana yang membuat Anda terjebak. Dengan pendekatan sistematis, pertarungan Death akan terasa semakin terkontrol. Sampaikan pengalaman Anda ketika menaklukkan boss tersebut.








